Senin, 12 Maret 2012

FARMAKOLOGI


Macam-Macam Obat dan Tujuan Penggunaannya

Dalam penggunaannya, obat mempunyai berbagai macam bentuk. Semua bentuk obat mempunyai karakteristik dan tujuan tersendiri. Ada zat yang tidak stabil jika berada dalam sediaan tablet sehingga harus dalam bentuk kapsul atau ada pula obat yang dimaksudkan larut dalam usus bukan dalam lambung. Semua diformulasikan khusus demi tercapainya efek terapi yang diinginkan. Ketikapun bagi kita yang berpraktek di apotek, maka perlu diperhatikan benar etiket obat yanbg dibuat. Misalnya tablet dengan kaplet itu berbeda, atau tablet yang harus dikunyah dulu (seperti obat maag golongan antasida), seharusnyalah etiket obat memuat instruksi yang singkat namun benar dan jelas. Jangan sampai pasien menjadi bingung dengan petunjuk etiket obat. Oleh karena itu penting sekali bagi kita semua untuk mengetahui bentuk sediaan obat.
1. Pulvis (serbuk)
Merupakan campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian luar.
2. Pulveres
Merupakan serbuk yang dibagi bobot yang kurang lebih sama, dibungkus menggunakan bahan pengemas yang cocok untuk sekali minum.Contohnya adalah puyer.
3. Tablet (compressi)
Merupakan sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan.

a. Tablet kempa
paling banyak digunakan, ukuran dapat bervariasi, bentuk serta penandaannya tergantung desain cetakan.

b. Tablet cetak
Dibuat dengan memberikan tekanan rendah pada massa lembab dalam lubang cetakan
c. Tablet trikurat
tablet kempa atau cetak bentuk kecil umumnya silindris. sudah jarang ditemukan
d. Tablet hipodermik
Dibuat dari bahan yang mudah larut atau melarut sempurna dalam air. Dulu untuk membuat sediaan injeksi hipodermik, sekarang diberikan secara oral.
e. Tablet sublingual
dikehendaki efek cepat (tidak lewat hati). Digunakan dengan meletakan tablet di bawah lidah.
f. Tablet bukal
Digunakan dengan meletakan diantara pipi dan gusi
g. tablet Effervescent
Tablet larut dalam air. harus dikemas dalam wadah tertutup rapat atau kemasan tahan lembab.
Pada etiket tertulis "tidak untuk langsung ditelan"
h. Tablet kunyah
Cara penggunaannya dikunyah. Meninggalkan sisa rasa enak dirongga mulut, mudah ditelan, tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak.
4. Pil (pilulae)
Merupakan bentuk sediaan padat bundar dan kecil mengandung bahan obat dan dimaksudkan untuk pemakaian oral. Saat ini sudah jarang ditemukan karena tergusur tablet dan kapsul. Masih banyak ditemukan pada seduhan jamu.
5. Kapsul (capsule)
Merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut. keuntungan/tujuan sediaan kapsul adalah :
a. menutupi bau dan rasa yang tidak enak
b. menghindari kontak langsung dengan udara dan sinar matahari
c. Lebih enak dipandang (memperbaiki penampilan)
d. Dapat untuk 2 sediaan yang tidak tercampur secara fisis (income fisis), dengan pemisahan antara lain menggunakan kapsul lain yang lebih kecil kemudian dimasukan bersama serbuk lain ke dalam kapsul yang lebih besar.
e. Mudah ditelan
6. Kaplet (kapsul tablet)
Merupakan sedian padat kompak dibuat secara kempa cetak, bentuknya oval seperti kapsul.
7. Larutan (solutiones)
Merupakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang dapat larut, biasanya dilarutkan dalam air, yang karena bahan-bahannya,cara peracikan, atau penggunaannya,tidak dimasukan dalam golongan produk lainnya. Dapat juga dikatakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang larut, misalnya terdispersi secara molekuler dalam pelarut yang sesuai atau campuran pelarut yang saling bercampur. Cara penggunaannya yaitu larutan oral (diminum) dan larutan topikal (kulit).
8. Suspensi (suspensiones)
Merupakan sedian cair mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam fase cair. macam suspensi antara lain : suspensi oral (juga termasuk susu/magma),suspensi topikal (penggunaan pada kulit) suspensi tetes telinga (telinga bagian luar),suspensi optalmik,suspensi sirup kering.
9. Emulsi (elmusiones)
Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi.
10. Galenik
Merupakan sediaan yang dibuat dari bahan baku yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang disari.
11. Ekstrak (extractum)
Merupakan sediaan yang pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat dari simplisisa nabati atau simplisia hewani menggunakan zat pelarut yang sesuai.kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa diperlakukan sedemikian sehingga memenuhi baku yang ditetapkan.
12. Infusa
Merupakan sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit.
13. Imunoserum (immunosera)
Merupakan sediaan yang mengandung imunoglobulin khas yang diperoleh dari serum hewan dengan pemurnian. Berkhasiat menetralkan toksin kuman (bisa ular0 dan mengikut kuman/virus/antigen.
14. Salep (unguenta)
Merupakan sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir. Salep dapat juga dikatakan sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obat harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok.
15. Suppositoria
Merupakan sedian padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui rektal, vagina atau uretra,umumnya meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh. Tujuan pengobatan adalah :
a. Penggunaan lokal -> memudahkan defekasi serta mengobati gatal,iritasi, dan inflamasi karena hemoroid.
b. Penggunaan sistematik -> aminofilin dan teofilin untuk asma,klorpromazin untuk anti muntah,kloral hidrat untuk sedatif dan hipnitif,aspirin untuk analgesik antipiretik.
16. Obat tetes (guttae)
Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia. Sediaan obat tetes dapat berupa antara lain : guttae (obat dalam), guttae oris (tetes mulut), guttae auriculares (tetes telinga), guttae nasales (tetes hidung), guttae opthalmicae (tetes mata).

17. Injeksi (injectiones)

Merupakan sediaan steril berupa larutan,emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan, yang disuntikan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir. Tujuannya agar kerja obat cepat serta dapat diberikan pada pasien yang tidak dapat menerima pengobatan melalui mulut.

Seberapa Cepat Efek Obat yang Anda Minum?

Kecepatan Efek Obat

Efek suatu obat tidak selalu muncul seketika, kadang butuh jeda beberapa saat sejak waktu pemberian.



Ada jenis obat yang memberikan efek sangat cepat, ada juga yang harus ditunggu sampai berjam-jam sampai benar-benar terasa khasiatnya.

Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan aksi obat, antara lain ukuran partikel dan kondisi individual si pasien. Namun di antara berbagai faktor tersebut, jenis sediaan obat dan cara pemberian paling menentukan seberapa cepat obat bisa memberikan efek pada pasien.

Dari berbagai sumber lembaga obat dan konsumen yang dilansir detikHealth, Senin (18/4/2011) dari sumber-sumber seperti www.doitnow.org, www.docstoc.com, FDA dan Mayoclinic ada kecepatan yang berbeda pada reaksi obat yang masuk ke dalam tubuh.

Jenis-jenis obat yang memberikan efek paling cepat berdasarkan cara pemberiannya adalah:

1. Inhalasi (7-10 detik)
Obat hirup atau inhalasi yang dihirup maupun disemprotkan langsung ke hidung memberikan efek paling cepat dibandingkan jenis obat yang lain. Partikel obat yang terhirup akan masuk ke paru-paru dan langsung dibawa ke otak oleh pembuluh darah yang ada di sana.

Dengan mekanisme yang sama, racun nikotin dalam rokok disebut-sebut hanya butuh 7 detik untuk memicu kerusakan di otak. Meski sama-sama tidak sehat, permen nikotin lebih lambat memicu kerusakan dibandingkan rokok biasa yang dihirup asapnya.

Jenis obat inhalasi memang lebih diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan efek cepat misalnya pada serangan asma. Meski beberapa sumber menyebut efeknya muncul antara 7-10 detik, kecepatannya juga dipengaruhi faktor lain termasuk ukuran partikel dan kondisi individual si pasien.

2. Injeksi (15 detik - 5 menit)
Obat suntik atau injeksi termasuk jenis obat yang memberikan efek paling cepat, sehingga banyak dipilih dalam kondisi gawat darurat. Dibandingkan obat yang ditelan, obat suntik lebih cepat mencapai pembuluh darah sehingga cepat didistribusikan ke seluruh tubuh.

Kecepatan obat suntik dalam memberikan efek berbeda-beda tergantung jenis injeksi atau penyuntikan. Injeksi intravena memberikan efek paling cepat karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah, sementara injeksi subkutan (di bawah kulit) dan intramuskular (di jaringan otot) efeknya lebih lambat.

Pemberian obat suntik hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis, kecuali pada kondisi tertentu misalnya pasien diabetes tipe-1 yang sewaktu-waktu harus menyuntikkan insulin sendiri. Jenis obat suntik lain seperti pereda nyeri, antibiotik dan vitamin tidak boleh disuntikkan sendiri.

3. Obat topikal (5 menit - 30 menit)
Obat-obat topikal yang diberikan melalui permukaan tubuh seperti salep, koyok, tablet vagina dan supositoria merupakan jenis obat yang memberikan efek dengan kecepatan sangat bervariasi. Tidak secepat injeksi dan inhalasi, namun sebagian ada yang lebih cepat dibandingkan obat telan.

Efek yang cepat umumnya bersifat lokal, hanya di sekitar lokasi pemberian, misalnya salep nyeri otot yang isinya anestesi lokal. Sementara obat topikal yang efeknya sistemik misalnya plester nikotin didesain untuk bekerja lebih lambat dengan durasi lebih lama, untuk mengatasi kecanduan rokok.

Lokasi pemberian juga mempengaruhi kecepatan aksi obat. Untuk obat yang bersifat sistemik, pemberian di permukaan kulit luar memberikan efek lebih lambat dibandingkan dengan supositoria atau tablet vagina yang diserap melalui anus serta dinding vagina.

4. Obat oral (5 menit - 1 jam)
Obat-obat yang diberikan lewat mulut seperti tablet, kapsul dan sirup memberikan efek relatif lebih lambat dibandingkan injeksi dan inhalasi. Karena lambat, obat oral jauh lebih aman karena jika terjadi kesalahan masih ada kesempatan untuk memuntahkannya kembali.

Kecepatan aksinya dipengaruhi banyak faktor, terutama bentuk sediaan. Obat sirup merupakan jenis yang paling cepat karena tidak butuh waktu untuk disolusi atau memecah partikel, sedangkan yang paling lama adalah tablet salut selaput (film coated) yang didesain agar tidak pecah di lambung.

Tablet hisap (sublingual) sebenarnya memberikan efek paling cepat, namun secara teknis tidak bisa dibandingkan dengan obat-obat oral lainnya. Penyerapan zat aktif pada tablet hisap tidak terjadi di saluran pencernaan melainkan di bawah lidah dan rongga mulut.




Penggolongan Obat
Penggolongan Obat

Obat adalah penyelamat hidup manusia. Meski begitu, tanpa penggunaan yang benar obat bisa mencabut nyawa. Itu sebabnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membuat aturan dan klasifikasi obat. 
  1. Obat dengan simbol lingkaran hijau bertepi hitam adalah merupakan Obat bebas. Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter. Di negara-negara Barat, obat ini disebut OTC atau over the counter. Ini adalah obat yang paling aman dan bisa dibeli bebas di warung, toko obat, maupun apotek. Meskipun disebut aman, obat bebas tetap tidak boleh dipergunakan sembarangan. Bagaimanapun, kata Dr.Handrawan Nadesul, obat bebas juga punya kandungan "racun" yang bisa berbahaya buat tubuh bila tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. Kemasan obat ini ditandai dengan lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengatasi gejala penyakit ringan, biasanya berupa vitamin atau multivitamin.



    2. Obat bebas terbatas. Obat bebas terbatas adalah jenis obat keras dengan batasan jumlah dan kadar isi tertentu yang harus mempunyai tanda peringatan (P), namun dapat dijual bebas. Obat jenis ini masih bisa dibeli tanpa resep dokter. Pada kemasan obat ini terdapat lingkaran biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat asma, obat anti muntah,.obat antiflu atau obat antimabuk. Pada kemasannya terdapat peringatan bertanda kotak kecil berdasar gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, misalnya: 
    P.No.1: Awas! Obat keras. Baca aturan pemakaiannya 
    P.No.2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan. 
    P.No.3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan. 
    P.No.4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar. 
    P.No.5: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan. 
    Pemakaian obat ini juga harus dihentikan bila kondisi penyakit semakin serius. Sebaiknya pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sangat tidak dianjurkan untuk melakukan pengobatan sendiri dengan obat-obatan yang seharusnya diperoleh lewat resep dokter. Meski gejala dan keluhan penyakit sama, obat yang digunakan belum tentu sama. Perhatikan tanggal kadaluwarsa obat, baca informasi pada kemasan tentang petunjuk penggunaan obat yang tidak, petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan, efek samping, dosis obat, cara menyimpan obat, dan interaksi obat dengan obat lain atau interaksi obat dengan makanan yang dikonsumsi.


    3. Obat keras. Obat ini harus diperoleh lewat resep dokter. Ciri khasnya adalah terdapat tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan huruf K di dalamnya. Obat yang termasuk dalam golongan ini misalnya antibiotik, seperti tetrasiklin, penisilin, obat-obatan yang mengandung hormon, obat penenang, dan lain-lain. Obat jenis ini tidak bisa sembarang dikonsumsi karena bisa berbahaya, meracuni tubuh, memperparah penyakit, atau menyebabkan kematian.

4. Obat-obat ini sama dengan narkoba yang kita kenal dapat menimbulkan ketagihan dengan segala konsekuensi yang sudah kita tahu.

Karena itu, obat-obat ini mulai dari pembuatannya sampai pemakaiannya diawasi dengan ketat oleh Pemerintah dan hanya boleh diserahakan oleh apotek atas resep dokter. Tiap bulan apotek wajib melaporkan pembelian dan pemakaiannya pada pemerintah.

Apabila menggunakan obat-obatan yang dengan mudah diperoleh tanpa menggunakan resep dokter atau yang dikenal dengan Golongan Obat Bebas dan Golongan Obat Bebas Terbatas, selain meyakini bahwa obat tersebut telah memiliki izin beredar dengan pencantuman nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Departemen Kesehatan, terdapat hal- hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: Kondisi obat apakah masih baik atau sudak rusak, Perhatikan tanggal kadaluawarsa (masa berlaku) obat, membaca dan mengikuti keterangan atau informasi yang tercantum pada kemasan obat atau pada brosur / selebaran yang menyertai obat yang berisi tentang indikasi (merupakan petunjuk kegunaan obat dalam pengobatan), kontra-indikasi (yaitu petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan), efek samping (yaitu efek yang timbul, yang bukan efek yang diinginkan), dosis obat (takaran pemakaian obat), cara penyimpanan obat, dan informasi tentang interaksi obat dengan obat lain yang digunakan dan dengan makanan yang dimakan.

Jumat, 09 Maret 2012

sebuah catatan sejarah mahasiswi galau


Mau nulis apa ya? Aku juga bingung sebenarnya, tapi kata orang bijak -termasuk aku yang sebearnya hanya mengaku-aku menjadi orang bijak- hahaha :D kalau kita hanya berangan-angan, bermimpi, berimajinasi tanpa mau memulainya pasti akan terasa berat. 'menjadi seorang pemikir itu baik, namun lebih baik lagi apabila berjalan beriringan dengan pemikiran' Talk less do More. Kalo kata iklan begitu.. emm, mau mulai dari mana enaknya? Baiklah. Sudah saya putuskan. Kita beranjak saja dari pemikiran ku disaat aku mulai beranjak dewasa.
Dewasa ini aku sering memikirkan, sebenarnya menjadi seorang yang sebenar-benarnya orang -yang sering dikatan orang tua sudah matang dewasanya- itu sangat butuh banyak perjuangan. Sudah mulai ku rasakan. Aku rasa ini adalah sebuah proses. Suatu proses pembelajaran hidup. Yaah, sedikit aku dapat merasakan bagaimana perasaan ini, jiwa ini, kelabilan ini, pemikiran ini, kejenuhan ini, kegalauan yang semakin membengkak ini. Apa maksud dari apa yang saya katakan barusan? Yapp! Aku mulai ya..
Perkenalkan, nama saya futihatur Rahmawati biasa di panggil TIKA. Entah kenapa sampai sekarang saya sendiri masih penasaran dan belum menemukan hasil dari riset yang telah saya lakukan. Ndobos -red. Tentang pemanggilan nama saya yang sangat tidak nyambung ini. Sudah berapa ratus ribu orang yang mengangkat alis matanya dan mengernyitkan sedikitnya tigaratus kerutan diwajahnya saat mendengarkan nama panggilan saya yang sebenarnya sangat tidak pas seratus delapan puluh derajat -walau tidak sampai 360 derajat- Kok bisa di panggil TIKA?
Wow!! impossible banget ya kalo saya langsung menjawab dengan jawaban “wah, aku juga gak tau tuh kok bisa kayak gitu!” pasti saat itu juga orang-orang yang sebenarnya tekad utamanya berkenalan manis manja denganku langsung memasangkan tampang jahat mereka dan dalam hatinya berkata: 'Gila ni orang! Masa sejarah nama sendiri aja ga tau, pasti hidupnya juga ga tau, pasti saudara-saudarannya juga ga jelas, pasti pikirannya juga ga jelas, pasti, pasti, pasti..' semua penuh dengan ketidakpastian imajinasi pikiranku sendiri! Oh Tuhaaan, apaa dosaaakuuu? -Langsung sujud taubat- dan walhasil, apa jawabanku sebenarnya untuk ketidakpastian nama panggilanku itu?
Kalau di akte kelahiran, nama panjang ku memang tertulis dengan gambang FUTIHATUR RAHMAWATI. Pada tanggal 22 mei 1991 hari selasa Kliwon telah lahir bayi merah gempal -dulu belum secantik ini- dengan berat --sensor- dan panjang --sensor- [rahasia Rekam Medis] tanpa ada tertulis tulisan nama panggilan TIKA disana. emm, membingungkan memang.. Namun telisik punya telisik, ketika saya menanyakan kepada babe saya asal muasal dari nama panggilan saya, dan itupun ketika saya tidak dapat menjawab pertanyaan dari beribu orang teman-teman saya di sekolah dasar tepatnya kelas 2. Dan begini jawaban babe saya: Duh, nak saya juga bingung mau menjawab apa.. beberapa waktu kemudian beliau diam. Terlihat berfikir serius dengan tampang tidak bersalahnya beliau menjawab: nama mu kan futihatur rahmawati, nah kalo di tulis arab jadi kayak gini.. -mengambil kertas sembarang dan menuliskannya nama saya dalam bentuk arab- nah, nama TIKA itu diambil dari fuTIHAtur rahmawati. karena lidah orang jawa ga bisa ngomong arab, jadi TI-KHA [dari huruf ta' dan kha'] terciptalah nama tika. Dan orang kampung manggil kamu tika. Itu lebih gampang kan?
Saat itu juga tampangku langsung menciut dan menaikkan bibir sebelah kanan ku tigapuluh derajat. Senyum tidak ikhlas menghinggap di wajah saya saat itu juga. Dan hanya bisa menjawab: 'oh, gitu ya?' Oh Tuhaaaan, bergegas aku berlari ala sinetron dimana peran wanitanya sedang patah hati ala filam india. Ndodok di sudut kamar dan merenungi nasib. Dan bayangkan saat itu saya masih kelas dua SD harus memikirkan betapa beratnya nama saya, saking beratnya saya pun tidak menyangka babe saya akan menjawab sedemikian rupa detailnya. Eh, lebih tepatnya, berat untuk saya katakan kepada semua orang. Maluuuuuu!! berasa tertimbun batu duaratus kilo yang biasa untuk peletakan batu pertama pembangunan masjid-masjid kampungku. Semenjak itu, saya bercerita perihal iini hanya kepada beberapa orang yang bertanya tentang asal usul nama saya saja, pastinya saya menjawab pada orang yang akan tidak menertawai dengan sangat puas tentang nasib dan sejarah nama saya ini. Hiks.
Suatu ketika, saya beranjak di kelas 4 SD Entah kenapa, di SD saya, saya sebagai murid yang dikenali oleh guru-guru saya. Dari 120 murid dengan tiga kelas disana, saya termasuk salah satu murid permpuan yang mencolok mata para guru. Buandeelnya minta ampun, sangat narsis, sok ngeksis dan sangat kepedean. Entah kenapa kebiasaan suka ngeksis saya sudah tertanam dari saya kecil. Entah ini efek dari saya hobi menonton serial kartun tiap minggu pagi, dari bangun pagi membuka mata: jam 06.00 teng langsung setel tipi, ada hamtaro, setengah jam kemudian ada kobo chan, chibi maruko chan, doraemon, dragon ball, detektif conan, sinchan, dan entah apa itu masih banyak, tak dapat ku sebutkan satu persatu -gaya kata pengantar-. Mungkin itu semua membuat efek pada diri saya, tapi entah dengan teman-teman semua. Hahaha. Atau terlalu banyak nonton telenovela? Atau nonton pernikahan dini? Ah Iya! Jangan-jangan karna terlalu sering nonton tersanjung?? yang serialnya sampai 8? ah, jangan-jangan akibat nonton Misteri gunung merapi? Jadi saya terobsesi dengan Mak lampir dan Gerandong yang makan orang? Wow, sangat fantastik! :D  

--to be continue

Kamis, 23 Februari 2012

Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran


"Menikahlah Karena Allah, Bukan Karena Cinta"

Kita tidak pernah tahu siapakah yang akan mendampingi perjalan hidup kita yang singkat ini, mungkin si shalih/shaliha mungkin juga dia yang sangat jauh dari agama, ahh.. saya tidak ingin membahasa masalah DIA SIAPA?? tapi saya hanya ingin mengajak sahabat semua untuk memperjuangkan jodoh sebaik-baiknya, ya.. Ikhtiar semaksimal mungkin.

Pernahkah kita mendengar jodoh adalah seseorang yang sudah dituliskan namanya di Lauh Mahfuzd. TIdak akan tertukar dan tidak akan kehabisan stock, tidak akan berubah , tidak akan salah.
Lalu apa permasalahannya??

Seperti yang kita semua tahu, Rasulullah menyuruh kita memilih pasangan yang baik agamanya dan akhlaknya. Allah mengancam tidak akan Membarakahi pernikahan karena melihat harta semata. Berikut ini adalah Sabda Rasulullah dalam hal memilih pendamping:

Ketika Memilih Pendamping Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani). "Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah).

SUDAH SANGAT JELAS peringatan Rasulullah kepada kita, Selanjutnya terserah anda... Jodoh mungkin adalah takdir, tapi ianya juga pilihan hidup anda. Kita hanya diwajibkan ikhtiar semaksimal mungkin, bukan menyerah pada rasa yang melumpuhkan iman kita.

Bagaimana sih caranya biar dapat jodoh yang baik??
1. Perbaiki diri, ini point terpenting .. karena semua berawal dari diri kita sendiri. Ketika kita telah dekat dengan Allah, telah mengenal islam lebih dalam.. Kita akan tahu seperti apa shalih/shaliha yang sesungguhnya. Karena keshalihan bukanlah satu hal yang dilihat dengan mata, tapi juga dengan logika dan petunjuk dari Allah lewat istikharoh. Jika kita hanya berdiam diri, enggan menuntut ilmu.. enggan berusaha menjadi shalih, bagaimana mungkin kita tahu yang terbaik menurut-Nya itu yang bagaimana??

2. Do'a... Seyogyanya ketika kita berdo'a memohon jodoh yang baik, jangan mendikte Allah dengan mengharuskan sebuah nama.. "Pkoknya harus dia ya Allah... Aku cuma cinta dia, aku cuma mau dia, gak mao yang lain, yang ditulis di Lauh Mahfudz dicoret ajah, aku maunya cuma dia" Apakah kita tahu "DIA" yang kita minta menjadi jodoh kita saat ini akan membawa kebaikan untuk dunia dan akhirat kita nantinya?? TIDAK BUKAN??? Lalu kenapa kita harus keukeuh??? Bukankah alangkah lebih indah jika kita meminta yang terbaik dari Allah?? Siapapun kelak yang akan menjadi pendamping hidup kita, semoga Allah membaguskan akhlaknya , agar mampu membawa perahu rumah tangga kita kearah yang diridhai-Nya?? agar pernikahan kita nanti berlimpah Rahmat dan Keberkahan-Nya, melahirkan generasi-generasi Islam yang tangguh menegakkan agama Allah ini?

3.Memilih orang yang tepat sesuai petunjuk Rasulullah, dengan cara yang disyariatkan islam yaitu Ta'aruf dan khitbah. Memilih yang terbaik sesuai petunjuknya mungkin berlawanan dengan nafsu dan ego kita, tapi pilihan yang sesuai petunjuk-Nya tentulah yang terbaik untuk kita.
Seperti orang sakit yang minum obat, ia mengambil dengan pilihannya, karena mengharapkan kesembuhan, bukan memilih dengan egonya, meski mungkin obat itu terlihat pahit dan tidak enak rasanya.. Memilih jodoh dengan cara yang baik sudah merupakan bentuk ikhtiar menjaga kesucian diri dan calon yang hendak kita jadikan suami/istri. usaha kita menghindari jalan yang tak diridhai semisal (TTM atau Pacaran) InshaAllah sudah mendapat nilai kebaikan tersendiri dimata Allah.. Jika ada akhirnya pasangan kita meiliki keterbatasan-keterbatasan ... atau kekurangan-kekurangan yang jauh dari harapan. Saat itulah kesabaran kita diuji..

Pada dasarnya, siapapun jodoh kita nanti.. tak usah terlalu risau kita pikirkan, pikirkanlah cara menjadi pasangan yang baik untuknya, pikirkanlah cara menjemput jodoh yang tidak dimurkai-Nya.. Pikirkanlah cara agar pernikahan kita mendapat Barakah-Nya. Pikirkanlah bagaimana cara mencintai KARENA ALLAH.Mencintai karena Allah, tidak bercampur aduk dengan riya dan nafsu.

Ingin mencintai pasangan karena Allah, cintailah dia dengan menikah bukan dengan hubungan asmara diluar pernikahan.


Kurang dan lebihnya admin minta maaf, jika baik maka ambilah hikmahnya,, jika tdk bermanfaat silahkan diabaiakan saja. Jika ada yg salah, mhon koreksinya.

Barokallahu Fiikum.

Original Created by : Ameera 'Afya' Nurjannah.

Kamis, 08 Desember 2011

ANALISIS SWOT ORGANISASI KESEHATAN

Konsep SWOT dalam dunia Kesehatan adalah
   metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor Internal (kekuatan & kelemahan) dan Eksternal (peluang & ancaman) dalam kegiatan suatu organisasi 


Kekuatan (Strengths)
Merupakan suatu analisis kesehatan seperti :


  • Jumlah SDM yang cukup 
  • Letak yang strategis
  • Sarana fisik yang baik
  • Prasarana yang lengkap
  • Pelayanan yang baik
  • Reputasi yang baik, dll
Kelemahan (Weaknesses)
Seperti :
  • Kompetensi SDM kurang
  • Leadership lemah
  • Komitmen kurang
  • Kreatifitas kurang
  • Lokasi tidak strategis
  • Tarif relatif mahal, dll
Peluang (Opportunities)
  • Jumlah penduduk banyak 
  • Sedikit kompetitor
  • Kebutuhan masyarakat akan mutu layanan
  • Pangsa pasar bagus
  • Perkembangan teknologi
  • Pasar tenaga kesehatan cukup, dll
Ancaman (Threates)
  • Kemunculan kompetitor / pesaing
  • Keadaan makroekonomi
  • Perubahan teknologi 
  • Legislasi
  • Sosial - budaya, dll
Variabel yang dianalisis ialah : 
- pelayanan medis,
- pelayanan keperawatan, 
- pelayanan administrasi, 
- pelayanan penunjang, 
- fasilitas rumah sakit, 
- program pemasaran, 
- jaminan pembayaran, 
- pesaing, 
- persepsi kepuasan konsumen eksternal dan kebijakan kesehatan.

HASIL
Kekuatan RS Harapan Bunda pada fasilitas RS. 
Kelemahannya terletak pada pelayanan keperawatan, pelayanan administrasi, pelayanan penunjang dan pemasaran. 
Sedangkan pelayanan medis bukan kekuatan maupun kelemahan. 
Peluangnya terletak pada jaminan pembayaran.
Ancamannya terletak pada aspek pesaing dan persepsi konsumen eksternal. 
Kebijakan kesehatan bukan peluang maupun ancaman. 

Usulan Strategi
Pengembangan 7 S : 
1. Shared of value : mendukung perkembangan Batam menjadi daerah industri dan pariwisata, pelayanan perfokus pada kenyamanan konsumen, dan menjaring konsumen sebanyak-banyaknya; 
2. Strategy: tingkat corporal dan bisnis bertanggungjawab pada semua strategi 7P, sedang fungsional, juga semua strategi 7P kecuali people; 
3. Structure: menambah organisasi pemasaran di bawah wakil direktur keuangan dan pemasaran; 
4. Strategi system : membuat protap pemasaran; 
Untuk 5. staff dan 6. skills: dibuat job analysis pemasaran dan rekruitmen baru; 
7. Style : yang digunakan model suportif. 

CATATAN
SWOT analysis bisa sangat subyektif shg hasil analisa hanya boleh digunakan sbg arahan dan bukan pemecahan masalah. 

Harus benar-benar realistis dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan internal. Kelemahan yg disembunyikan atau kekuatan yg tidak terjabarkan akan membuat arahan strategi menjadi tidak bisa digunakan 

Analisa harus didasarkan atas kondisi yg sedang terjadi dan bukan situasi yg seharusnya terjadi 

Sabtu, 03 Desember 2011

mulai kembali menulis..

di satu waktu, di keributan malam..
mungkin aku mulai dilema dengan kedaan di sekitar sini.
tapi entah, aku tersadar bahwa segala ide dan kegiatan yang telah aku lakukan semua ini selama hidupku perlu aku dokumentasikan.
maybe.. 'coz there any inspiration and there many people beside me, who be HERO in my dreams and my life. So, i wanna capture all in my mind.. from now .
enjoy it guys :)


one motivation today..
"yang seharusnya kita lakukan adalah menyalakan lilin, bukan mencela sang kegelapan"

Selasa, 30 Agustus 2011

my fams :') we are so wonderful

my fams :)


they so important for me
they are my inspiration
they are my motivation
they are so lovely  :)

Kamis, 30 Desember 2010

Humas BEM KM FMIPA periode 2010-2011

Thats fabulous!! I have a new family that can not be expected. why? they are very valuable to me, they are my inspiration, my struggle the way they are ..
Humas BEM KM FMIPA in 2010.
Extraordinary spirit that I got from them, the spirit beyond measure. My family is what will give me a speck of hope and light up the harshness of life in the lecture. with love, mercy and compassion ..










we hope this will be interwoven fabric of family forever until whenever wherever we are, always fill the days and mutually nurturing each other
:) I love you guys

always love,
kakek humas : ferukmana esduantody
pakde humas : Pandu wirawan
Papah humas : Fatahillah Fatah
Mama Humas : Amalina Isyaturrodliyah
and your childs lovely :
 Futihatur Rahmawati, Dhiajeng Gendhis, Fajar Sidhiq ramdhani, Ayu Permatasari, Roni, Fina Nur Aisyah, Lintang Wisesa, Ani, Yodi Dilla Padilla, Rachmaniar hemas Nuzula